EKONOMI PENGANTAR MIKRO I
1. Menjelaskan tentang definisi ekonomi, definisi
ekonomi pengantar mikro, dan ruang lingkup ekonomi mikro.
2. Menjelaskan tentang permasalahan pokok ekonomi
mikro dan alir kegiatan ekonomi.
3. Menjelaskan tentang definisi permintaan dan faktor-faktor
yang mempengaruhi permintaan serta hukum permintaan.
4. Menjelaskan tentang definisi penawaran dan
faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran serta hukum penawaran.
5. Menjelaskan tentang konsep dan faktor-faktor
yang mempengaruhi elastisitas permintaan.
6. Menjelaskan tentang konsep dan faktor-faktor
yang mempengaruhi elastisitas penawaran.
7. Menjelaskan tentang teori perilaku konsumen
dengan pendekatan kardinal (Cardinal Utility Approach )
8. Menjelaskan tentang teori perilaku konsumen
dengan pendekatan ordinal ( Ordinal Utility Approacly )
9. Contoh kasus perhitungan utility dengan
pendekatan kardinal dan kasus ordinal
10. Menjelaskan tentang teori produksi dengan satu
input berubah / variabel
11. Menjelaskan tentang teori produksi dengan dua
input berubah / variabel
12. Menjelaskan tentang konsep biaya, penerimaan
dan laba
13. Menjelaskan tentang optimum output, profitable
output, maksimum profit / minimum profit dan contoh kasus
14. Menjelaskan tentang struktur dan ciri – ciri
pasar ( pasar persaingan sempurna, pasar monopoli dan pasar oligopoli
v DAFTAR PUSTAKA /
LITERATURE :
o
Suherman
Rosyidi, “Pengantar Teori Ekonomi”, PT. Raj Grafindo persada 2001
o
Boediono,
“Ekonomi Mikro” BPFE, 1982
o
Soediyono
Reksoprayitno, “Pengantar Ekonomi Mikro” BPFE 2000
o
Sodonmo
Sukirno, “ Pengantar Teori Mikro Ekonomi” PT. Raja Grafindo Persada 2002
o
Samuelson Arif
Nordhaud, Economic 2001
Ø DEFINISI
ILMU EKONOMI
·
ILMU EKONOMI
Ilmu ekonomi
adalah ilmu yang membahas tentang bagaimana masyarakat atau seseorang untuk
mengambil atau menentukan suatu keputusan dengan atau tanpa uang dengan
memanfaatkan sumber-sumber ekonomi yang produktif dan langkah yang bisa di
gunakan untuk proses produksi sehingga bisa menghasilkan berbagai macam barang
yang dapat di konsumsi di masa sekarang maupun masa depan.
v PERTANYAAN
:
o
Apa yang anda
ketahui tentang harga?
o
Apakah yang
disebut dengan pasar?
o
Apakah yang
disebut dengan barang langkah? dan berikan contohnya!
o
Apa yang anda
ketahui tentan inflasi?
·
HARGA
Harga adalah tanda persetujuan antara produsen
dengan konsumen dalam menilai sejumlah barang dengan sejumlah uang.
ü Harga
konsumen : Harga yang
ditawarkan konsumen senilai dengan uang yang dimiliki.
ü Harga
produsen : Harga yang di
tawarkan produsen untuk memperoleh untung sebanyak-banyaknya.
·
PASAR
Pasar adalah
tempat persetujuan antara produsen dan konsumen dengan menilai barang dengan
sejumlah uang.
·
BARANG
LANGKAH
Barang
langkah adalah barang yang jumlahnya
tidak sesuai dengan jumlah kebutuhan.
Contoh : minyak tanah.
·
INFLASI
Kondisi perekonomian di suatu negara pada
priode tertentu yang menunjukkan kecendrungan harga-harga barang maupun jasa
secara umum meningkat.
Ø DEFINISI ILMU EKONOMI MIKRO
·
MIKRO
EKONOMI
Mikro ekonomi adalah bagian dari ilmu
ekonomi yang membahas tentang bagian yang terkecil dari bagian / kegiatan
ekonomi secara keseluruan.
ü bagian terkecil itu misalnya :
§ harga
per unit barang
§ Orang
perorangan yang menjadi pelaku kegiatan ekonomi
·
MAKRO
EKONOMI
Makro
ekonomi adalah ilmu yang membahas tentang kegiatan ekonomi secara keseluruan.
ü Misalnya : inflasi
harga-harga secara umum mengalami peningkatan.
Ø PERBEDAAN ANTARA MIKRO EKONOMI DENGAN
MAKRO EKONOMI
Faktor
pembedanya ada 2 yaitu:
- Dari
lingkup bahasanya
- Dari pelaku ekonominya
§
Dari
lingkup bahasanya :
Mikro
ekonomi lingkup bahasanya adalah bagian terkecil dari kegiatan ekonomi
secara keseluruan, sedangkan Makro ekonomi lingkup bahasana adalah kegiatan
ekonomi secara keseluruan.
§
Dari
pelaku ekonominya :
Mikro ekonomi : seorang perempuan
Makro ekonomi : masyarakat
Ø RUANG LINGKUP EKONOMI MIKRO
Ruang lingkup ekonomi mikro secara pokoknya
adalah membahas tentang kegiatan ekonomi yang merupakan bagian terkecil dari
kegiatan ekonomu secara keseluruan, yang menyangkut antara lain :
§ Teori konsumsi
§ Teori badan usaha / perusahaan
§ Teori harga pasar
§ Teori distribusi pendapatan
§ Teori keseimbangan umum
§ Teori kesejahteraan ( welfare theory )
Ø







|
|
|
|
![]() |
What : Barang apa yang dihasilkan
How: Bagaimana cara melaksanakan proses
produksi bisa
meningkatkan biaya seefisien / serendah mungkin
For whom : Untuk
siapa barang itu di produksi
Ø Pertanyaan : mengapa
what, how dan for whom dinyatakan sebagai masalah?
Ø Jawaban : karena
bahan produksi berpengaruh dengan harga dan proses produksi.
Ø Pembenaran : karena
berlawanan dengan yang diharapkan / tidak sesuai dengan daya beli konsumen,
sehingga menjadi masalah.
Ø DEFINISI PERMINTAAN
Yang dimaksud
dengan permintaan adalah keinginan dari konsumen yang disertai dengan kesediaan
dan kesanggupan, sehingga bisa dilaksanakan konsumsi untuk memenuhi kebutuhan.
ü Unsur – unsur permintaan antara lain:
§ Keinginan
§ Kesediaan dan kesanggupan
§ Melaksanakan konsumsi
§ Memenuhi kebutuhan
Ø HUKUM PERMINTAAN
|
|
Simbol
:
Asumsi:
Citeris
Paribus ( faktor – faktor diluar price / harga tidak mengalami perubahan /
tetap).
ü Example:
Income naik ( I ) : 20.000 P : 2000 Paribus
·
Macam- macam
hukum permintaan
·
Shift along
the demand curve
·
Shift of the
demand curve
§ 
P = ,
Q Tidak tunduk pada hukum permintaan
§
P ,
Q =

Q1
Q2
Ø FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN
·
Harga barang
itu sendiri
·
Pendapatan (
Income )
·
Cita Rasa (
taste )
·
Mode
§
FUNGSI PERMINTAAN
o
P = a – bQ
Keterangan :
a : nilai sumbu
tegak yang dipotong oleh kurva permintaan
b : nilai perbandingan antara nilai sumbu tegak
yang dipotong kurva
(D) dengan nilai sumbu datar yang dipotong
kurva (D)
- : gerak
P berlawanan dengan Q
7. a Tentukan fungsi permintaan : P = a - bQ
14 b= 7/14= 0,5
Jika P = 5 maka :
P = 7 – 0,5Q
5= 7 – 0,5Q
5 – 7 = 0,5Q
Q= -2/-0,5 = 4
Ø DEFINISI PENAWARAN
Yang dimaksud
dengan penawaran adalah keinginan yang disertai dengan kesediaan dan
kesanggupan untuk melaksanakan penjualan
barang dalam rangka memperoleh keuntungan.
Ø HUKUM PENAWARAN
|
|
Citeris
Paribus
Bentuk
Kurva :

S s
Kemiringan kurva / slope posotif
|
Harga
|
Jumlah barang yang
ditawarkan
|
|
100
|
0
|
|
120
|
25
|
|
140
|
50
|
|
160
|
75
|
|
180
|
100
|

100.
80
60
40
25
50 75 100
Perhatikan penawaran
berdasarkan data tabel berikut :
|
Harga
|
QSa
|
QSb
|
QSpasar
|
|
200
|
3
|
0
|
3
|
|
250
|
8
|
5
|
13
|
|
300
|
13
|
8
|
21
|
|
350
|
15
|
10
|
25
|
|
400
|
17
|
14
|
31
|
|
500
|
20
|
18
|
38
|
Sa : penawaran yang
dilakukan oleh produsen a
Sb : penawaran yang
dilakukan oleh produsen b
Spasar : penawaran yang dilakukan sebuah pasar.


450 .



250 . . . .
150 .
100 .
50 .
§
FUNGSI PENAWARAN ( Equafrom )
o
P = a + bQ
Keterangan :
a : nilai sumbu
tegak yang dipotong oleh kurva penawaran
b : nilai perbandingan perubahan price dengan
perubahan quantity
v Macam – macam hukum penawara
·
Shift alone the suply curve
|
|

Q1 Q2 hukum
penawaran )
·
Shift of the suply curve
ü 
kurva penawaran bergeser ke
kanan

S1 S2
Q1 Q2 tidak
ü
Kurva penawaran bergeser ke
kiri tunduk

S2 S1 pada
Q1 Q2
KESEIMBANGAN
PASAR

D
S
S D
0 Q1
P1 :
harga keseimbangan
Q1 :
jumlah barang yang diminta ( ditawarkan seimbang )
Keseimbangan pasar ( market equilibrium ) akan tercapai
jika jumlah produk yang diminta sama dengan jumlah produk yang ditawarkan atau
harga produk yang ditawarkan sama engan harga produk yang diminta pembeli. Pada
saat itu akan terjadi transaksi antara
penjual dan pembali, karena telah terjadi kesepakatan mengenai harga dan atau
jumlah produk.
Rumus
keseimbangan pasar :
P
– P1 = Q – Q1
P2
– P1 Q2 – Q1
Ø ELASTISITAS PERMINTAAN ( DEMAND )
Elastisitas permintaan digunakan untuk mengukur
kepekaan perubahan jumlah barang yang diminta yang
disebabkan oleh perubahan variabel tertentu.
Nilai perubahan kepekaan
Disebabkan oleh
Perubahan variabel tertentu. Antara lain :
§ Harga barang itu sendiri = elastisitas harga /
price elasticity
§ Harga barang lain = elastisitas silang / cross
elasticity
§ Pendapatan konsumen = elastisitas pendapatan /
income elasticity
Ø ELASTISITAS PENAWARAN ( SUPLY )
Elastisitas penawaran
digunakan untuk mengukur kepekaan perubahan jumlah barang yang ditawarkan yang
disebabkan oleh harga barang itu sendiri. Koefisien elastisitasnya adalah angka
yang menunjukkan perbandingan antara perubahan jumlah barang yang ditawarkan
dengan perubahan harganya.
Ø TEORI PERILAKU KONSUMEN DENGAN
PENDEKATAN KARDINAL
Pendekatan konsumen
kardinal adalah daya guna dapat diukur dengan satuan uang atau utilitas, daya
tinggi rendahnya nilai atau daya guna tergantung kepada subyek yang menilai. Pada
pendekatan kardinal terdapat beberapa asumsi yang dapat digunakan untuk
menunjukkan bahwa tingka konsumennya, yaitu :
§ Konsumen rasional :
konsumen bertujuan memaksimalkan kepuasanya dengan batasan pendapatan
§ Diminshing marginal
utility : tambahan utilitas yang diperoleh konsumen makin menurun dengan
bertambahnya konsumsi dari komoditas tersebut.
§ Pendapatan konsumen tetap
§ Uang mempunyai nilai
subyektif yang tetap dan juga asumsi dasar dari pendekatan konsumen kardinal
adalah :
a)
Kepuasan konsumsi dapat diukur dengan satuan ukur
b)
Makin banyak barang yang dikonsumsi makin besar kepuasan yang diperoleh
c)
Terjadi hukum The law of deminishing marginal utility pada tambahan
kepuasan setiap satu satuan
d)
Tambahan kepuasan untuk tambahan konsumsi 1 unit barang bisa dihargai
dengan uang.




1 komentar:
Kak cara buka ekonomi mikro yg bab 14 gimana?
Post a Comment